“TITIPAN SALAM KETUA DPRK UNTUK PERAWAT”. PENYERAHAN BANTUAN SEMBAKO DONASI PPNI KOTA BANDA ACEH KE PERAWAT ISOLASI VIRUS CORONA

Banda Aceh. Merebaknya wabah Virus Corona atau di kenal dengan Covid -19 belakangan ini di negara kita memicu perhatian pemerintah untuk bergerak cepat bersaing dalam waktu. Untuk mencegah dampak buruk yang ditimbulkan terhadap masyarakat. Parahnya lagi wabah ini tidak mengenal dan memilih siapa yang diserangnya. Tidak terkecuali perawatpun yang selama ini menjadi profesi mulia dalam merawat pasien ikut di isolasi akibat terpapar dengan pasien yang membawa virus ini. Hal inilah yang menyebabkan tergerak hati teman-teman profesi perawat dibawah naungan payung DPD PPNI Kota Banda Aceh diprakarsai oleh Tim Satgas wabah Corona yang di ketua Rahmadi, AMK dari Rumah Sakit dr. Zainoel  Abidin Banda Aceh melalui donasi “Balum Perawat” untuk membantu para perawat yang bertugas diruang isolasi dan terkena dampak perawatan pasien yang dirawat diruangan tersebut.

Tim satgas ini beranggotakan para pengurus DPD PPNI dan perawat perwakilan (DPK PPNI) dari rumah sakit umum dr. Zainoel Abidin, Rumah sakit Jiwa Provinsi Aceh, Rumah Sakit Meuraksa Kota Banda Aceh, Rumah sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kota Banda Aceh, Poltekkes Kemenkes Aceh dan perwakilan Puskesmas  di wilayah Kota Banda Aceh.

TIM SATGAS CORONA PPNI KOTA BANDA ACEH

                                Red: TIM Satgas Corona PPNI Kota Banda Aceh

Kegiatan yang bertajuk bantuan sembako bagi perawat terdampak virus Corona tersebut mengambil lokasi di Rumah Sakit Daerah dr. Zainoel Abidin dan Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati (RSPUR) Banda Aceh. Turut hadir dalam acara ini ketua DPD PPNI Kota Banda Aceh, Faisal, AMK yang antusias membantu kegiatan ini.

Acara dihadiri oleh Ketua DPRK Kota Banda Aceh, Farid Nyak Umar sekaligus menyerahkan bantuan sembako secara simbolis ke pimpinan dua RS yaitu RSUDZA dan RS Pertamedika Ummi Rosnati tersebut bertujuan membantu sejumlah perawat yang dikarantina selama 14 hari baik di rumah sakit atau pun karantina mandiri di rumah masing-masing. “Ada 12 perawat rumah sakit dr. Zainoel Abidin yang dikarantina di dua tempat yang berbeda. Mereka tidak boleh pulang selama 14 hari, dengan berat hati harus meninggalkan anak dan suami atau istri selama 2 pekan, tidak boleh masuk kerja dalam masa itu,” kata Rahmadi, AMK.

Hal senada juga disampaikan oleh perawakilan perawat dari RS Pertamedika Ummi Rosnati yaitu Ns. Rita Zahara, S.Kep. (Ketua DPK PPNI RSPUR), dimana beliau menceritakan “Pertama kali pasien yang terinfeksi Covid -19 pernah dirawat di RSPUR selama 4 malam. Karena belum familier dengan penyakit tersebut, para dokter dan perawat tidak sempat menggunakan alat pelindung diri standar perawatan Covid -19, akibatnya  perawat dan dokter harus diisolasi mandiri dirumah masing-masing dan tidak boleh masuk kerja selama 14 hari. Saya tidak tidak bisa membayangkan betapa Downnya perawat tersebut menjalaninya. Apalagi perawat yang masih kontrak pasti merasa kekurangan”.

Kegiatan dimulai dengan  menyerahkan bantuan seluruhnya berjumlah 15 paket yang setiap paketnya berisi 1 karung beras 15 kg, 2 liter minyak goreng dan telur sebanyak 1 papan kepada para 12 perawat yang di karantina RSUDZA Banda Aceh dan 3 perawat di RS Pertamedika Ummi Rosnati.

Penyerahan bantuan untuk Perawat RSUDZA

Diawali kunjungan Tim satgas DPD PPNI dan ketua DPRK Kota Banda Aceh ke RSUDZA dan di sambut hangat oleh Wakil direktur bidang pengembangan SDM RSUDZA, dr. Rusdi Andid, Sp.A. Dalam kesempatan ini Bapak Farid sangat mengapresiasikan kerja keras para petugas medis dalam menghadapi wabah virus ini. Beliau menitipkan salam kepada semua para dokter dan perawat yang menjadi garda terdepan mempertaruhkan nyawa  menangani pasien terinfeksi Covid -19.

Selanjutnya rombongan menuju lokasi kedua RSPUR Banda Aceh yang langsung disambut oleh direktur RSPUR, Bapak dr. Rahmad, MARS, Ketua DPK PPNI RSPUR, Ibu Rita Zahara beserta sejumlah perawat yang telah menunggu kedatangan Tim. Penyerahan bantuan sembako tersebut turut disaksikan oleh Ketua, Faisal, AMK; Sekretaris umum, Syahrul, AMK; Bendahara, Ns. Nirmahayati Anwar, dan sejumlah wakil ketua dan Tim Satgas DPD PPNI Banda Aceh serta sejumlah perawat RSPUR Banda Aceh.

                                    Penyerahan bantuan ke perawat RSPUR

Diakhir kunjungan di RSPUR, Ketua DPRK mengucapkan terimakasih kepada PPNI yang telah melaksanakan misi kemanusiaan kepada saudara-saudara kita perawat yang berupaya mencegah Covid-19 di kota Banda Aceh dan bersatu melawan virus Corona tersebut. (Isn)

 

 

 

Galeri :

 

Share